Beritaboladunia.net - Saddil Ramdani, pemain Timnas Indonesia U-19, sudah merasakan perannya yang baru di skuat asuhan Indra Sjafri tersebut. Sebelumnya, Indra Sjafri menempatkan dia di gelandang bukan sebagai sayap seperti yang diperankannya di timnas Indonesia U-22.
Saat pertandingaan melawan Myanmar di Piala AFF U-18 2017, pemain lahir pada tanggal 2 Januari 1999 itu nampaknya kesulitan untuk berada di peran barunya tersebut. Namun secara perlahan, dia sudah bisa menjalankan tugasnya di posisi gelandang dengan baik.
“Memang, pada babak pertama pas melawan Myanmar saya agak kagok, tapi setelah berjalan kurang lebih 20 menit sudah lebih mengerti. Jadi saya sudah paham apa yang diinstruksikan coach Indra,” kata Saddil.
Pemain usia 18 tahun itu mengatakan bahwa dirinya tak mempermasalahkan posisinya diubah oleh Indra. “Semua tergantung dari pelatih. Pelatih mau memposisikan di manapun, saya sebagai pemain harus siap dan itu enggak ada masalah,” tegasnya.
Dia pun mengakui di dalam pertandingan kerap masih terbawa suasana ketika masih diposisikan sebagai pemain sayap. “Sempat ada keinginan untuk lebih cepat cetak gol dan bernafsu untuk menerobos pertahanan lawan. Tapi saya dijelaskan oleh pelatih, kalau bek sayap sudah maju, saya harus ganti posisinya. Sehingga harus lebih sabar dan disiplin lagi dalam bermain,” jelasnya.
Indonesia akan bertemu dengan Filipina di Stadion Thuwunna, Yangon.
Saddil tak ingin meremehkan Filipina, yang pada laga sebelumnya dikalahkan Brunei Darussalam dengan skor tipis 3-2. Meski, dia optimistis tim Garuda Nusantara bisa meraih kemenangan pada laga nanti.
“Yang penting kami percaya diri dan jangan memandang enteng lawan, serta selalu berbuat yang terbaik,” pungkasnya.






