Beritaboladunia.net - Timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup F bersama Brunei Darussalam, Timor Leste, Malaysia dan Korea Selatan. Kini Brunei akan menjadi lawan yang pertama yang memilih untuk tetap mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-19 meskipun mereka telah dipastikan lolos.
Meski banyak pihak yang menilai bahwa laga tersebut sebagai laga formalitas, namun Timnas U-19 lebih serius untuk mempersiapkan laga tersebut. Terbukti pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie, bahkan menggelar pemusatan latihan bagi timnya di Lembang, Jawa Barat, sebagai bagian dari aklimatisasi cuaca.
Di atas kertas, Indonesia lebih diunggulkan untuk mengalahkan Brunei Darussalam. Di pertemuan terakhir kedua tim di babak grup Piala AFF U-18 September lalu, Egy Maulana Vikri dkk sukses menang dengan skor telak, 9-0.
Brunei juga menjadi tim yang dijadikan bulan-bulanan lawannya. Di ajang Piala AFF U-18 lalu, Brunei bahkan selalu menjadi lumbung gol bagi tim-tim lain yang melawannya, gawang Brunei selalu kebobolan lebih dari tiga gol dalam tiap pertandingan.
Timnas Indonesia juga masih mengandalkan beberapa pemainnya, Egy Maulana Vikri masih akan menjadi nyawa permainan tim. Egy tak sendiri karena Timnas U-19 punya banyak nama-nama pemain yang kini mencuri perhatian, seperti Witan Sulaiman dan Muhammad Rafli.
Dengan track record, seharusnya Indonesia mampu dengan mudah meraih kemenangan atas Brunei sebelum menghadapi lawan berat di Grup F, Korea Selatan dan Malaysia.
Egy juga banyak mendapatkan sorotan dari beberapa pihak berkat performa apiknya bersama Timnas U-19. Disebut-sebut sebagai pemain yang akan memberikan masa depan cerah Indonesia, rumor soal bergabungnya ia dengan klub-klub Eropa ramai menghiasi pemberitaan.
Begitu juga di kubu Brunei yang juga mangandalkan, Azirul. Ia menjadi ujung tombak Timnas Brunei Darussalam untuk membongkar pertahanan Skuat Garuda Nusantara. Meski sulit, namun Brunei tentunya memiliki motivasi lebih untuk membuktikan diri jika mereka bukanlah klub ‘gampangan’ yang menjadi lumbung gol tim lain.






