Presiden FIGC Sentil Kualitas Stadion di Italia Yang Dinilai Tak Aman

Presiden FIGC Sentil Kualitas Stadion di Italia Yang Dinilai Tak Aman

Beritaboladunia.net - Presiden FIGC, Carlo Tavecchio, mengaku bahwa Italia masih tertingal jauh dari lima laga besar Eropa dalam hal stadion yang terus kalah dengan Turki dalam hal keselamatan.

Stadion besar klub Italia memang tidak dimiliki oleh klub. Beberapa dari mereka pun akhirnya menyewa stadion dari pemerintah kota.

Selain itu, Tavecchio masih melihat bahwa Italia masih juga tertinggal dalam penerapan stadion untuk memantau suporter di dalam stdaion. Dia juga telah melihat bagaimaa liga Europa lainnya telah memakai banyaknya teknologi untuk mamntau suporter yang masuk stadion.

Kami memiliki hambatan saat itu berbicara soal stadion. Liga dimainkan di stadion yang lebih rendah dari rata-rata Eropa, juga dalam hal keamanan,” ujarnya.

“Pemantauan fans hanya bisa bersifat individual, bila tidak maka akan menjadi dramatis. Saya pernah di Turki di mana sistem elektronik aktif, semua orang diidentifikasi di tempat mereka duduk,” sambungnya.

“Sistem elektronik juga harus diterapkan di Italia. Ada saat-saat ketika orang telah diidentifikasi di stadion, meskipun memiliki larangan untuk datang,” tambahnya.

Tavecchio juga melihat bagaiman investior asing membantu dalam perkembangan di liga besar Eropa lainya, seperti di liga Jerman, Spanyol dan Inggris.

“Hampir semua klub sepakbola di Inggris, Jerman, Prancis dan Spanyol dibiayai oleh modal asing. Kami, di Italia, adalah yang terakhir mengambil uang dari negara asing,” tandasnya.