Berminat Masuk Akademi Inter Milan ? Berikut Syaratnya

Bandung - Usai melakoni kerja sama dengan Inter Milan, akademi Persib Bandung mulai memberlakukan syarat untuk para pendaftar. Bagi orang tua yang ingin anaknya masuk akademi Persib, harus menyiapkan uang pendaftaran sebesar Rp 1 juta.

Akademi Persib memang membuka pendaftaran bagi anak-anak yang masih berusia 10-16 tahun untuk dididik menjadi pemain sepak bola yang berkualitas. Di akademi ini antinya akan ditunjukan pula metode yang sama dengan yang dilakukan Inter di pusat pengembangan para pemain mudanya, Centro Sportivo Giacinto Facchetti, di Italia.

Karena itu, untuk mengenyam pendidikan sepak bola di Akademi Persib, para anak didik tersebut harus mengeluarkan uang pendaftaran sebagai suatu keharusan registrasi.

“Sekarang metode pelatihannya kan ditambah dari Inter Academy, kemarin ada 17 orang calon-calon pelatihnya dari kita melakukan training for trainer selama tiga hari oleh pihak Inter Milan. Sebenarnya kita tidak hanya di Bandung, sudah ada di Jakarta, Banjar, Cianjur dan Cimahi,” terang Yoyo S Adireja, General Manager Diklat Persib, seperti dilansir laman resmi klub, Selasa (13/2/18).

“Jadi ini mulai dibuka pendaftaran karena ini kan berbayar jadi itu untuk operasional terus kemudian kalau diantara mereka yang bisa menunjukkan talenta bagus, punya kesempatan diambil Diklat. Jadinya Diklat itu orang-orang pilihan dari akademi,” lanjutnya.

Yoyo juga menjelasakan cara-cara melakukan pendaftaran bagi anak didik yang berminat bergabung dengan Akademi Persib. Ternyata, tak cuma uang pendaftaran Rp 1 juta saja yang harus disiapkan. Iuran bulanan pun menjadi kewajiban para peserta akademi.

“Pedaftaran awal sejuta, iurannya 500 ribu. Sementara yang sudah berjalan, itu untuk operasional, karena kita kesulitan lapangan, karena lapangan di Bandung biayanya cukup besar,” sambungnya.

Akademi Persib saat ini membuka pendaftaran bagi para siswa untuk dididik menjadi pesepak bola berkualitas. Adapun jenjang usianya adalah kelahiran 2003/2004 dan 2005/2006 dan terbatas hanya untuk 35 orang per kelompok usia.

Seiring kedatangan kerja sama Persib- InterMilan membangun sebuah akademi, hal ini tentunya membawa harapan besar untuk menciptakan pemain berkualitas ke depannya.

Barbara Biggi, selaku Direktur Bisnis dan Pengembangan Pemain Muda Inter Academy, mengungkapkan alasan membuka sistem afiliasi pertamanya di Asia Tenggara. Selain itu, salah satu faktornya adalah komisaris Persib, Erick Thohir yang merupakan Presiden Inter Milan itu.

“Ini (Akademi Persib) proyek pertama kita di Asia Tenggara, dan karena Persib mempunyai visi yang sama dengan kita, yaitu membantu untuk mengarahkan pemain-pemain muda menjadi seorang pesepak bola yang berkualitas,” ucap Biggi.

Biggi mngatakan bahwa ia memiliki program untuk mengadakan turnamen antar Inter Academy sedunia. Saat ini tim asal kota Milan tersebut telah memiliki akademi serupa yang telah dikembangkan di beberapa negara, seperti Brazil, Argentina, Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok.

“Yang terdekat adalah saya mempunyai mimpi untuk memfasilitasi Persib mengikuti turnamen Inter Academy Global Tournament yang akan diikuti dari beberapa negara di dunia,” sambungnya.

Ditanya soal kapan gelaran tersebut akan dilaksanakan, Biggi menjawab jika saat ini fokus dari Inter Academy di Bandung adalah untuk mendidik anak-anak menjadi pemain yang berkualitas. “Bukan dalam waktu dekat, turnamen ini akan dilaksanakan di masa yang akan datang,” tuntasnya.