Beritaboladunia.net – Kapten Timnas Italia, Gianluigi Buffon merasa tidak mendapat dukungan dari fans negaranya sendiri meski merasa timnya sudah melakukan penampilan yang bagus sepanjang pertandingan melawan Israel. Buffon merasa fans tidak perduli dengan keunggulan mereka dalam penguasaan bola sepanjang laga karena bukan menjadi bagian dari filosofi tim Italia.
Italia berhasil mengalahkan Israel dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan skor tipis 1-0, Selasa (05/09). Italia sebagai tuan rumah menggelar laga di MAPPEI Stadium dan berhasil meraih poin penuh dihadapan publik sendiri melalui gol tandukan Ciro Immobile di menit 53.
Meski menang dan unggul dalam mendominasi jalannya laga, Italia kerap kali dicemooh oleh fansnya sendiri karena tidak memanfaatkan peluang emas dengan cetakan gol. Terlebih lagi Italia secara menyakitkan kalah dari Spanyol dengan skor 3-0 dari Spanyol akhir pekan lalu.
“Ya, terkadang ada cemoohan yang muncul ketika kami tidak dapat menemukan jalan keluar di dalam pertandingan. Namun, itu adalah bagian dari filosofi kami,” ucap Buffon seusai kalahkan Israel kepada Rai Sport.
“Tidak ada yang peduli dengan kepemilikan bola di Italia. Di Spanyol, semua penonton akan bertepuk tangan ketika tim mereka melakukan 200 operan dalam jarak 20 meter dan itu adalah lelucon,” tuturnya.
“Jika kami mencoba untuk memaksakan bermain sesuai dengan keinginan penonton, pasti akan ada banyak risiko yang akan kami hadapi di lini pertahanan,” kata Buffon.
“Pelatih telah membuat keputusan sebagai bagian dari tugasnya yang terinspirasi oleh karakteristik para pemain kami. Saya pikir ia telah melakukan pekerjaannya dengan baik,” ujarnya.






