Beritaboladunia.net – Giampiero Ventura dituding sebagai biang kegagalan Italia melangkah ke Piala Dunia 2018, tahun depan Italia akan absen sejak terakhir tahun 1958 silam pernah mengalami kejadian serupa.
Begitu juga dengan Presiden FIGC, Carlo Tavecchio yang dikecam oleh publik Italia karena dianggap salah memilih Ventura sebagai manajer. Ventura dinilai kurang memiliki pengalaman dalam karir kepelatihannya.
Terkini terungkap, Presiden CONI, Giovanni Malago menyatakan penunjukan Giampiero Ventura sebagai pelatih timnas Italia adalah buah dari ide Marcelo Lippi namun manajer legendaris tersebut malah gagal mendampingi Ventura dalam menangani timnas Italia.
Kesalahan tersebut diluar dugaan dirinya dan FIGC, sementara Lippi sendiri masih meneruskan karirnya di Tiongkok.
“Ketika Antonio Conte memutuskan untuk meninggalkan Nazionale, kami berhadapan dengan kesulitan mencari penggantinya. Tavecchio memikirkan Donadoni, tapi dia terikat kontrak dengan Bologna,” ungkapnya seperti dilansir Football Italia.
“Ada kemungkinan Marcello Lippi, yang bersedia kembali dari China. Tavecchio dan saya bertemu Lippi di rumah saya. Lippi mengatakan kepada kami bahwa dia siap untuk kembali, tapi hanya sebagai koordinator untuk semua level sepakbola Italia,” tambahnya.
“Kami mencapai kesepakatan, kami berjabat tangan. Lippi adalah seorang gentleman dan tuntutan finansialnya lebih rendah dari yang kami siapkan. Nama yang ada di atas meja saat itu adalah Ventura, Gianni De Biasi, Montella dan Spalletti. Lippi meminta untuk berbicara dengan mereka, dan kemudian mengatakan bahwa Ventura adalah pilihan tepat,” sambungnya.
“Namun kemudian ketika kesepakatan dengan Lippi gagal, karena ada peraturan yang membuatnya tak bisa menandatangani kontrak, tapi Ventura sudah dikontrak, dan tak lagi memiliki referensi yang dimaksud untuk bertukar ide dengan Lippi,” tandasnya.






