Beritaboladunia.net – Gelandang veteran Italia, Daniele De Rossi akhirnya meminta maaf kepada seluruh staf kepelatihan Italia karena mereka memutuskan untuk menurunkannya ketimbang Lorenzo Insigne.
Maksud De Rossi saat itu adalah Italia membutuhkan daya gedor bukan hanya kekuatan lini tengah, keheranan De Rossi sempat membuat emosinya meledak jelang laga berlangsung.
De Rossi geram, “Kenapa harus saya yang masuk? Kita tak perlu seri, kita perlu menang!”
Dalam sebuah video, perdebatan De Rossi dengan salah seorang staf pelatih Timnas Italia sempat terekam oleh kamera dan memang diakui oleh De Rossi dirinya sempat beradu mulut kepada staf kepelatihan timnas negaranya.
Italia dikondisikan harus menang ketika melawan Swedia, Selasa (14/11), namun kebuntuan striker mereka saat itu bukan terjadi pada pergantian striker malah ditujukan untuk menambah kembali kekuatan lini tengah mereka.
#DeRossi mandato a scaldarsi reagisce così #ItaliaSvezia #nondiapositive - Rai 1 pic.twitter.com/iVzK8qOv8P
— nonleggerlo (@nonleggerlo) November 13, 2017
Baca Juga : Pelatih Prancis Tak Ingin Lagi Bicarakan Benzema
De Rossi pun sempat menolak untuk melakukan pemanasan sambil menunjuk Lorenzo Insigne yang layak masuk ke dalam lapangan. Semakin lengkap ketika dalam laga tersebut Insigne tidak mendapatkan kesempatannya berlaga setelah di leg pertama berposisi sebagai gelandang dalam 15 menit awal sebelum digantikan, padahal posisi natural Insigne sendiri merupakan striker sayap.
Usai laga De Rossi pun meminta maaf karena diluar kendalinya untuk geram hingga harus menanggalkan respeknya kepada keputusan pelatih. De Rossi sangat ingin Italia menang namun pada akhirnya tetap tersingkir untuk lolos ke Piala Dunia 2018 karena hanya bermain imbang tanpa gol, dengan demikian juga Italia kalah secara agregat dengan skor 1-0 dari Swedia.
“Saya hanya mengatakan bahwa kami perlu mencetak gol, dan penyerang itu (Insigne) yang harusnya pemanasan.”
“Ini mungkin bukan terserah pada saya, saya meminta maaf kepada semuanya,” tandasnya.






