Latihan Surving di Bali, Mantan Pemain Sepakbola Ini Tewas Tersengat Petir

Beritaboladunia.net - Eks pesepakbola Belgia, Denis Dasoul meninggal dunia di usianya yang ke-34 setelah tersambar petir di Bali. Menurut laporan dari salah satu media asing, Dasoul tersambar petir ketika dirinya sedang berlatih surfing.

Pria yang gantung sepatu dari dunia sepakbola pada tahun 2011 lalu dan memutuskan untuk hijrah ke Australia bersama kekasihnya, Pellaers Allison, diketahui sedang mengunjungi Bali pada minggu lalu. Keinginan utamanya untuk datang ke tempat wisata terkenal di Indonesia itu ialah untuk memenuhi impiannya berlatih surfing.

Dasoul pada waktu itti sedang berlatih dengan instrukturnya pada hari Minggu (05/11/17). Cuaca di Pantai Batu Bolong saat itu memang sedang gerimis ringan disertai awan gelap.

Sekitar pukul 14.15, para saksi pun menyaksikan kejadian yang menyeramkan. Pasalnya, kilatan petir yang tidak terduga tiba-tiba menyambar Dasoul yang sedang di dekat pantai. Akibatnya, mantan pemain RC Genk itu pun meninggal seketika di lokasi kejadian.

“Mereka baru saja menyelesaikan sesi latihan dan tengah duduk di papan surfing mereka. Kemudian kedua pria itu jatuh dari papan dan tenggelam ke dalam air,” jelas saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

Setelah kejadian tersebut, para warga lokal langsung mengevakuasi dan mengeluarkan mereka dari dalam air sebelum ambulans datang ke tempat kejadian. Sayangnya, polisi mengungkapkan bahwa Dasoul telah meninggal usai disambar petir.

Dada Dasoul berwarna biru dan paha belakang instrukturnya juga berubah menjadi warna biru, yang diyakini berasal dari memar.

Denis Dasoul juga pernah menjadi kapten Timnas Belgia U-18 dan juga berkarier di Italia dengan memperkuat Perugia Calcio, Foggia Calcio, AC Este 1920, ataupun FC Bolzano 1996. Dirinya juga pernah memperkuat tim asal Belgia, yaitu KRC Genk, Royal Antwerp, ataupun Saint Gilloise.