Carlton Cole Tak Terima Dituding Sebagai Penyebab Kegagalan Persib

Beritaboladunia.net – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar telah mengungkapkan menurunya penampilan Persib Bandung pada musim ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah perekrutan mantan pemain West Ham United, Carlton Cole, di awal musim liga.

Carlton Cole yang telah direkrut Persib dengan ekspetasi tinggi yakni menjadi bomber tersubur Liga Indonesia justru tampil dengan buruk ketika bermain dengan Maung Bandung. Selama berseragam Persib, Cole tidak banyak mendapat kesempatan bermain.

Baca juga : Bobotoh Rindukan Djanur di Laga Pemungkas Persib

Dari 17 laga di putaran pertama, Pemain usia 34 tahun tersebut hanya tampil dalam lima kesempatan, namun tak mampu mencetak satu gol pun. Karena peforma penyerang Inggris berusia 34 tahun kurang mengesankan itulah membuat manajemen Maung Bandung akhirnya memutus kontraknya.

“Pertama masuknya Carlton Cole, dia tidak dicek medis lagi di sini. Semua menerima dan ini enggak bisa saling tuding kalau itu kesalahan bersama,” tutur Umuh dilansir dari Tribun Jabar.

Tak terima tudingan Umuh tersebut, Carlton Cole pun angkat suara. Penyerang yang juga pernah berseragam Chelsea ini merasa kasihan dengan pemain dan pendukung Persib atas pernyataan Umuh yang tak berdasar.

“Saya harus disalahkan? Saya merasa kasihan pada pemain Persib tapi kebanyakan penggemar Persib bahwa mereka harus menghadapi kebodohan seperti itu. Kalian layak mendapatkan yang lebih baik,” kicau Cole di akun Twitte-nya, @CarltonCole1.

Sontak reaksi dari Carlton Cole mendapatkan reaksi dari warganet di media sosial Twitter. Tak sedikit dari mereka yang mendukung Cole dari tudingan Umuh.

“Mohon maaf atas komentar dari manajer bodoh itu bro. Kamu pantas dihargai lebih baik, kami malu karena orang itu. Kamu tahu itu,” kicau @vincent_dagant.

“Reaksi bagus Cole. Biarkan mereka merenungkan kesalahan mereka,” komentar akun @mchfahmi.

“Ya, Anda benar kami layak mendapatkan yang terbaik, anda juga layak mendapatkannya,” kicau @HaryGoduz.