Kalah Lawan Laos, Penggawa Timnas Indonesia U-22 Masih Kecewa

Jakarta – Para pemain Timnas Indonesia U-16 masih sulit untuk menerima kekalahan dari Laos U-16 dengan skor 3-2, di Stadion IPE Chonburi Campus 1, Sabtu (15/7/2017). Sehari usai pertandingan, Rendy Juliansyah dan kawan-kawan masih terlihat kecewa dengan hasil pada laga tersebut.

Maklum, sebelumnya mereka optimistis dan bertekad untuk memenangkan laga itu. Itu setelah, tim berjulukan Garuda Asia ini dipastikan gagal lolos ke semi-final, lantaran di pertandingan sebelumnya takluk dari Australia dengan skor 7-3.

Kini, tim yang dilatih Fakhri Husaini itu masih terpuruk di peringkat kelima klasemen grup A dengan nilai satu. Mengingat, mereka hanya mampu meraih satu kali hasil imbang dan menelan tiga kekalahan.

“Saya masih enggak percaya bisa kalah dari Laos,” ucap Andre Oktaviansyah, winger timnas Indonesia U-16 dengan wajah muram saat ditemui Goal Indonesia di hotel tempat para pemain menginap, Minggu (16/7/2017) siang.

Hal senada juga dituturkan Rendy. Dia pun mengungkapkan para pemain saat ini sedang mencoba merenungkan apa yang telah terjadi dalam empat laga yang sudah dijalani di Piala AFF ini.

Menurut pemain jebolan sekolah sepakbola ASIOP Apacinti ini, yang terjadi di Piala AFF kali ini menjadi pelajaran berharga buat Indonesia U-16. “Kami diminta tim pelatih untuk introspeksi diri sendiri dulu. Pasti latihannya lebih giat dan serius lagi setelah ini untuk kualifikasi Piala Asia,” ujar Rendy.

Pada kualifikasi Piala Asia U-16 2018 di Thailand, 16-24 September nanti, Indonesia U-16 masuk di grup G. Mereka bakal bertemu kembali dengan Thailand dan Laos, kemudian ada juga Timor Leste dan Kepulauan Mariana Utara.

“Kami enggak boleh menganggap remeh lawan-lawan di kualifikasi Piala Asia, karena kami sudah mendapatkan hasil yang kurang baik di AFF ini,” pungkas Rendy.