Fans Mengeluhkan Mahalnya Tiket Laga PSMS vs Bhayangkara FC

Medan – Salah satu pendukung PSMS Medan, Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan (KAMPAK) mengeluhkan mahalnya harga tiket yang dijual oleh panpel PSMS dalam laga PSMS Medan Vs Bhayangkara FC, Rabu(28/3).

Dalam pertandingan tersebut harga tiket tribun terbuka dijual dengan harga Rp. 40 ribu padahal sebelumnya hanya berkisar Rp. 30 ribu. Berikut penjelasan dari sekretaris panitia lokal, Julius Raja terkait dengan kenaikan harga tiket tersebut,

“Bhayangkara adalah tim juara Liga 1 musim lalu. Kemungkinan Persija, Persib, Persipura, Sriwijaya, Persebaya, PSM pantas disebut laga big match. Namun saat melawan tim yang levelnya di bawah tim tersebut seperti Persela dan Perseru Serui harga pasti turun).

Akibat dari kenaikan harga tiket tersebut, wakil ketua KAMPAK, gitok menjelaskan mengenai aksi boikot yang akan dilakukan oleh para suporter,

“Untuk umum mereka jual harga Rp. 40 ribu untuk tribun terbuka. Tapi untuk suporter belum ditentukan. Biasanya untuk menentukan harga, ada rapat antara tiga suporter yaitu KAMPAK, SMeCK dan PFC bersama dengan para pengurus. Tapi sampai saat ini ketua kita mengaku belum ada rapat. Jika nantinya harga tiket dijual ke kita di atas Rp. 30 ribu maka kita akan boikot laga tersebut.”

“Terus terang kami kecewa. Apalagi renovasinya juga kurang maksimal bagusnya. Masak mereka tega naikkan harga tinggi. Halau harganya di bawah Rp. 30 ribu kita akan turun dan beri dukungan moril kepada Legimin dkk. Namun jika harganya di atas Rp. 30 ribu kita akan boikot dan lakukan penolakan keras kepada panita dan pengurus PSMS,” tambahnya. (Jon – beritaboladunia.net).

Baca Juga Informasi Mengenai Video, Kiper Ini Membuat Blunder Paling Konyol Dalam Sejarah