Pandit Sindir Pemilik Arsenal Yang Masih Pertahankan Wenger

Arsenal's French manager Arsene Wenger looks on before the English Premier League football match between West Bromwich Albion and Arsenal at The Hawthorns stadium in West Bromwich, central England, on March 18, 2017. / AFP PHOTO / Lindsey PARNABY / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. / (Photo credit should read LINDSEY PARNABY/AFP/Getty Images)

London – Mantan bomber Chelsea, Celtic, dan Blackburn Rovers yang kini aktif sebagai pandit, Chris Sutton menuding owner Arsenal, Stan Kronke sebagai ‘lelucon’. Sutton merasa sangat heran pada board Arsenal, yang kini kabarnya ingin memecat Arsene Wenger sebagai manajer meski prestasi tim sama sekali tak bisa dibilang membanggakan dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan keadaan ini di bilang kondisi Arsenal semakin memburuk. Gagal finis di top four Liga Inggris musim lalu, The Gunners kini di berada di urutan ke-16 Liga Inggris 2017-2018 sampai pekan ketiga.

Arsenal baru-baru ini dipermalukan oleh Liverpool skor 4-0 saat ia melawan Liverpool. Sejumlah pemain dikabarkan sudah tidak betah. Alexis Sanchez disebut telah meminta untuk dijual sebelum jendela transfer musim panas ini ditutup, sementara Alex Oxlade-Chamberlain dipercaya akan segera bergabung dengan Chelsea, serta Shkodran Mustafi akan segera gabung Inter Milan.

Empat tahun yang lalu Arsenal mampu menjuarai tiga trofi Piala FA, namun Arsenal selama sepuluh tahun ia gagal menjuarai Liga Inggris. Klub London Utara itu juga kerap menemui kegagalan di ajang Liga Champions, dan musim ini dan mereka hanya tampil di Liga Eropa.

Sutton merasa kagum Wenger seperti ‘tak tersentuh’ oleh pemain Arsenal, dan secara khusus menyoroti Kroenke.

“Anda jelas harus menyalahkan manajer, namun lebih tepat lagi orang yang memperkerjakan dia. Kroenke adalah lelucon!” kata Sutton.

“Saya benar-benar tak habis pikir. Kroenke terus mempercayai dia (Wenger). Dia harus memiliki keberanian untuk memecatnya demi kebaikan Arsenal,” lanjutya.

Heran melihat manajemen Arsenal justru memperpanjang kontrak Wenger pada Mei 2017 lalu untuk dua musim ke depan, padahal prestasi klub sangat merosot dalam beberapa musim terakhir. Sutton pun juga merasa hal ini adalah sesuatu yang absurd.

“Diatas segalanya, saya kira permasalahan Arsenal adalah Kroenke dan Ivan Gazidis (petinggi Arsenal lainnya). Mereka membiarkan Arsene Wenger menghadirkan mediokriti pada Arsenal. Saya pribadi akan memecatnya musim lalu meski mereka menjuarai Piala FA. Namun, mereka malah memberinya kontrak dua tahun. Ini absurd!” tutur Sutton.

“Apakah kejutan Arsenal terpuruk di awal musim ini? Saya kira tidak! Dia seharusnya pergi setelah musim lalu,” sambungnya.

“DIa dipertahankan karena tim menjuarai Piala FA, namun beberapa tahun lalu Portsmouth dan Wigan juga menjuarai Piala FA. Lihat dimana mereka tampil sekarang! Dia juga memenangi Community Shield di awal musim ini, namun tidak ada lagi yang mau memenangi Community Shield saat ini!” tuntas Sutton.