Gaji Terlalu Besar, Ozil Tak Laku di Bursa Transfer

Gaji Terlalu Besar, Ozil Tak Laku di Bursa Transfer
Gaji Terlalu Besar, Ozil Tak Laku di Bursa Transfer

London – Dengan gaji sebesar 140 ribu pound per pekan, hampir semua klub tidak ada yang mau menerima Mesut Oezil. Untuk gelandang Jerman tersebut Arsenal tak menerima banyak tawaran. Hasilnya, Oezil kemungkinan besar menjalani musim terakhirnya, sesuai kontrak, di Arsenal.

Oezil juga akhirnya menyatakan bahwa ia ingin menetap di klub London itu. Pemain berdarah Turki itu menyebut ia akan melakukan pembicaraan dengan Arsenal setelah tur pramusim kelar. Preferensi yang akan dipilih Oezil adalah untuk menandatangani kontrak baru di Arsenal.

Kontrak baru itu selalu menjadi ganjalan. Menurut surat perjanjian, Oezil punya kontrak yang bakal kelar Juni 2018, atau akhir musim 2017-18. Oezil pindah dari Real Madrid pada 2013 dengan transfer 42,5 juta pound.

Salah satu opsi yang dimiliki Oezil saat ini adalah menunggu hingga Januari 2018, menanti apakah akan ada tawaran prakontrak berskala besar dari klub di luar Inggris. Atau, Oezil akan pindah ke klub lain dengan gratis pada musim panas tahun depan.

Dua pilihan lain itu akan terjadi jika Oezil tidak punya kontrak lanjutan jelang musim 2017-18.

Arsenal telah mempersiapkan sebuah tawaran yang tak kalah menarik, yaitu kontrak dengan paket gaji 280 ribu pound per pekan. Sejauh ini, yang terjadi adalah saling tunggu, tergantung pada keputusan Oezil.

“Pilihan saya adalah untuk menetap. Arsenal adalah klub yang hebat dan saya selalu mengatakan saya betah di klub ini. Saat kami semua sudah kembali di London kelar pramusim, maka kami akan duduk bersama dan berdiskusi soal kontrak saya,” kata Oezil seperti dikutip dari The Guardian. Saat ini, Oezil dan Arsenal sedang berada di Sydney untuk menjalani dua laga pertama pramusim.

Kontrak Sanchez

Di pihak Alexis Sanchez, yang kontraknya juga akan habis akhir musim 2017-18, sangat berbeda. Tidak seperti Oezil, striker Cile itu punya peminat elite, di antaranya adalah Manchester City. Namun, Oezil menyayangkan kalau Sanchez sampai pergi pada musim panas tahun ini.

“Kalau Alexis pergi, maka Arsenal akan sangat terpukul. Akan terjadi kemunduran dalam peluang untuk menjadi juara Premier League. Sebab, ia adalah pemain yang selalu memberi hasil. Namun, semuanya akan tergantung pada keputusan Alexis. Saya harap dia menetap, namun sejujurnya saya sama sekali tak tahu bagaimana status Alexis saat ini,” kata Oezil.

Pemain Arsenal, Alexis Sanchez (kiri) dan Mesut Oezil, menunjukkan ekspresi kecewa setelah timnya dibobol FC Barcelona dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, pada 16 Maret 2016.RICHARD HEATHCOTE/GETTY

Kalau Oezil tidak tahu bagaimana status Sanchez menyangkut kontraknya di Arsenal, maka tidak demikian dengan kapten Per Mertesacker. Bek asal Jerman itu yakin Sanchez akan ada di Arsenal musim 2017-18.

“Saya yakin dia akan menjalani tahun terakhirnya bersama Arsenal. Saat ini, ia sedang berlibur, jadi belum ada komunikasi lagi, tapi saya yakin ia akan ada di Arsenal musim depan. Saya tak sabar untuk bisa bermain lagi bersamanya,” kata Mertesacker.

“Kami memiliki sebuah skuat yang kuat dan tidak rela harus kehilangan satu pemain pun. Bahkan pemain yang berada di tahun terakhirnya. Kami tetap butuh mereka. Kalau bicara soal juara Premier League, maka sebaiknya Arsenal harus menahan pemain-pemain terbaik. Itu kuncinya,” lanjut bek berusia 32 tahun itu.

Musim 2017-18 akan menjadi musim terakhir Mertesacker, tidak hanya di Arsenal, namun juga sebagai pesepak bola. Setelah itu, Mertesacker diberi jabatan sebagai direktur akademi Arsenal mulai mulai 2018-19.

ARSENAL (3-4-2-1): Cech (K); Koscielny, Mustafi, Monreal (B); Chamberlain, Ramsey, Xhaka, Bellerin (G); Sanchez, Oezil (GS); LACAZETTE (P). Pelatih: Wenger

BURSA TRANSFER ARSENAL

Masuk: Alexandre Lacazette (p, Lyon, 52 juta pound), Sead Kolasinac (b, Schalke, gratis)

Keluar: Yaya Sanogo (p, Toulouse, gratis)

Target: Domingos Quina (g, West Ham U-18), Thomas Lemar (g, Monaco), Dalbert (b, Nice), Riyad Mahrez (g, Leicester), Kylian Mbappe (p, Monaco), Sander Berge (g, Genk), M’Baye Niang (p, Milan)

K: Kiper; B: Bek, G: Gelandang, GB: Gelandang Bertahan, GS: Gelandang Serang, P: Penyerang