Pochettino Anggap Tekanan Yang Didapat Alli Terlalu Besar

London – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengatakan bahwa tekanan yang tertuju pada Dele Alli sangat lah berat, padahal tak seharusnyab hal tersebut terjadi.

Pemain usia 21 tahun tersebut bukanlah rahasia lagi bahwa ia salah stu pemain bakar terbaik di benua biru, Dirnya memang tampil menggila bersaam Tottenham, Alli menyumbangkan sepuluh gol dan 16 asisst 42 kali aksinya di semua kompetisi pada musim 2017/18 ini.

Pochettino langsung meminta kepada pihak yang menyuruh Alli bagai pria dewasa berusia 40 tahun, lantaran sang pemain saat ini memang sangat muda.

“Saya ini punya kepercayaan penuh pada dia [Alli] dan talentanya dan karena saya mengenal dia – dia itu adalah anak yang hebat dan sosok yang sangat baik,” buka Pochettino dikutip dari Sky Sports News (30/03/18).

“Namun jangan lupa, dia itu masih muda. Dia masih 21 tahun. Jika Anda membandingkan dia dengan orang-orang normal di jalanan yang masih berusia 21 tahun, mereka kebanyakan masih tinggal bersama orang tuanya, mereka masih bersekolah di universitas dan melakukan hal-hal konyol.

“Terkadang, kita ini berharap terlalu lebih dan kita memberi banyak tekanan pada pemain berusia 21 tahun. Terkadang kita juga lupa dan memperlakukan mereka seperti pria berusia 40.

“Harusnya tidak seperti itu. Kita harus fokus pada dia karena masih muda. Sekarang ini ada banyak beban di pundaknya dan dia tidak selalu bisa bereaksi dengan yang diharapkan orang-orang dan lingkungannya. Itu penting untuk dipahami.

“Kami akan mencoba membantu dia karena dia adalah pemain bertalenta dan anak yang hebat. Dan dia sudah melakukan banyak hal buat kami dan juga klub ini.

“Masalahnya adalah, bahwa di dua musim terakhir dia tampil hebat, luar biasa. Para pemain muda selalu memiliki momen naik dan turun. Ekspektasinya begitu besar karena dia selalu menaikkan levelnya dan terus berkembang.

“Musim ini ekspektasinya juga besar, mungkin terlalu tinggi. Bagi saya, dia adalah salah satu pemain paling bertalenta di Eropa.” (Aditya Tonny – beritaboladunia.net)