Cuaca dan Bahasa Sempat Menjadi Kendala Jesus di Premier League

Beritaboladunia.net – Striker Manchester City, Gabriel Jesus mengaku sempat mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri di Inggris. Gabriel Jesus datang ke Manchester City sebagai striker baru di klub tersebut di paruh kedua musim lalu, musim dingin sedang melanda Inggris kala itu dan sangat berbeda dengan Brazil yang beriklim tropis.

Terlebih lagi bahasa sehari-hari yang dilakukan di Brazil tidak lagi berlaku di Inggris, semua pemain asing diluar Inggris dipaksa untuk bisa berbicara dengan bahasa Inggris. Gabriel Jesus termasuk pemain yang berjuang bisa berbicara tidak sesuai dengan bahasa sehari-harinya di Brazil.

Beruntung pemain Brazil lainnya di Manchester City seperti Fernandinho dan keluarganya banyak membantu Gabriel Jesus menjalani kendalanya berkiprah di Liga Premier Inggris.

“Bagi banyak orang, sepertinya mudah beradaptasi di Inggris, namun tidak untuk saya. Untungnya, semua orang di klub membantu saya. Menghadapi udara dingin, tanpa bisa berbicara bahasa Inggris, sungguh sulit,” tutur Jesus menurut Goal International.

“Namun saya bahagia dengan start saya di City. Fernandinho dan keluarga saya banyak membantu.”

Gabriel Jesus juga mengaku peran sang Ibunda yang banyak mendukungnya berkarir dalam sepakbola. Oleh karena peran sang Ibu, Gabriel Jesus menjadi bakat muda bertalenta Manchester City dan negaranya saat ini.

“Saya amat dekat dengan keluarga. Ibu saya amat kritis pada saya dan itu membuat perbedaan besar. Mereka membuat saya hanya fokus bermain,” lanjutnya.

“Saya masih pemain yang sama dengan impian sama untuk bermain di Piala Dunia. Saya akan terus berkorban untuk Neymar, Coutinho, Willian, untuk seluruh tim.”